Sulawesi Selatan dilaporkan memiliki sedikitnya ada 1.147 pilar sosial yang mayoritas di Makassar.
Pilar sosial yang dimaksud, yakni tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tagana, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) dan pekerja sosial masyarakat (PSM) yang bekerja di bawah administratif Kementerian Sosial dan pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.
"Mereka itu ada yang memang PPPK. Tapi (banyak juga) mereka relawan tanpa terikat kontrak kerja atau bukan pegawai pemerintah. Di Makassar ini, ada PSM misalnya yang bekerja sukarela mendampingi masyarakat miskin hingga mendapatkan hak atas intervensi pemerintah," kata dia.
Untuk itu, dia menyakini bahwa dukungan finansial dan operasional tersebut mampu memacu semangat kerja para pilar sosial dalam melaksanakan pengabdiannya, khususnya merampungkan pendataan status sosial-ekonomi warga masyarakat ke dalam platform Perlinsos digital yang kini sedang jadi prioritas pemerintah demi mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran dan akuntabel.