Menurut dia, pembangunan gedung permanen membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama penyediaan lahan seluas tujuh hingga delapan hektare untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar dan fasilitas penunjang siswa.

Mensos menjelaskan Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin yang masuk kelompok Desil 1-2 berdasarkan kriteria administratif, termasuk mereka yang belum pernah bersekolah atau mengalami putus sekolah.

β€œKarena siswa Sekolah Rakyat memiliki berbagai latar belakang dengan kebiasaan yang juga berbeda-beda,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Ia mengatakan proses pembelajaran diawali dengan matrikulasi selama lebih dari tiga bulan untuk menyesuaikan kemampuan siswa, sekaligus memadukan pendekatan pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial sesuai kebutuhan masing-masing anak.