Kendati demikian, ia belum menyampaikan kesepakatan pengadaan dengan negara-negara tersebut maupun rincian kebutuhan pembiayaan dan tahapan kedatangan sapi.
Selain menyiapkan konsep penambahan ternak, Kementan mulai melakukan pembinaan terhadap peternak susu di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, agar mampu mengembangkan usaha dan memanfaatkan tambahan populasi sapi apabila rencana tersebut terealisasi.
"Saya melihat infrastruktur yang ada di peternak Magelang, khususnya peternak susu," ucap Saleh.
Ia mengatakan penyiapan peternak menjadi bagian penting agar pengembangan peternakan dapat berjalan seiring dengan penambahan jumlah sapi, termasuk dari sisi pengelolaan dan sarana usaha.
"Mereka sudah mulai kita lakukan pembinaan untuksiap-siap. Sehingga begitu datang sapinya, secara mekanis itu bisa kita lakukan," tuturnya.
Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat (30/10), Saleh juga mendorong penguatan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kelembagaan peternak sapi perah.
Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Kabupaten Magelang memiliki potensi pengembangan sapi perah di delapan kecamatan, dengan Kecamatan Ngablak menjadi salah satu kawasan yang telah memiliki ekosistem peternakan.