Dia menyebutkan kontribusi komoditas karet dan kelapa sawit menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat Bengkulu. Capaian NTP tersebut juga menjadi salah satu indikator yang menggambarkan perbandingan nilai yang diterima petani dengan pengeluaran yang mereka keluarkan.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat produktivitas pertanian melalui program percepatan tanam padi PM-AAS. Untuk Provinsi Bengkulu, target luas tanam melalui program tersebut mencapai 8.214 hektare, dengan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) hingga Oktober 2026 tercatat 1.171,37 hektare.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian melalui program PM-AAS sebagai salah satu strategi percepatan tanam padi dan penguatan produksi pangan di daerah.