NADIKABAR.COM — PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mencatat, total penyaluran kredit mencapai Rp45,68 triliun hingga kuartal III 2026 atau tumbuh 3,07 persen secara tahunan (year on year/yoy), terutama didorong oleh segmen wholesale banking yang meningkat 11 persen (yoy).
Menurut perseroan, strategi ini sejalan dengan fokus KB Bank untuk memperkuat hubungan dengan nasabah korporasi dan mengembangkan portofolio pembiayaan secara selektif dengan mempertimbangkan profil risiko serta kualitas debitur.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa perseroan akan terus mengoptimalkan kinerja bisnis dengan tetap memperhatikan kualitas portofolio kredit, pengelolaan pendanaan, dan disiplin dalam pengelolaan risiko.
“Bagi kami, pertumbuhan bisnis perlu berjalan seiring dengan penguatan fundamental agar dapat memberikan nilai jangka panjang bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Kunardy.
Hingga September 2026, KB Bank mencatatkan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp926 miliar, meningkat 28,94 persen (yoy).
Net interest margin (NIM) juga membaik menjadi 1,71 persen. Hal ini, catat perseroan, mencerminkan perkembangan positif dalam upaya mengoptimalkan pendapatan bunga bersih.
Kunardy mengatakan bahwa pertumbuhan pendapatan bunga bersih juga merupakan perkembangan positif dalam perjalanan transformasi KB Bank.