NADIKABAR.COM — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memperkuat kelembagaan ekonomi petani hortikultura yang mencakup 13 kabupaten dengan total lahan kering lebih 10 ribu hektare, guna mendongkrak kemandirian serta daya saing agribisnis dari hulu hingga hilir.
Hal itu disampaikan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Freddy Lumban Gaol di sela-sela pertemuan teknis nasional Horticulture Development i Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di Yogyakarta, Kamis (29/10) malam.
"Ini adalah projek pengembangan holtikultura di lahan kering. Kami ingin membuat suatu revolusi, yang artinya kita enggak mau hanya sebatas project pemberian saja, tapi kita mempersiapkan fondasi sistem. Ekosistem dari hulu ke hilir kita siapin," ujar Freddy.
Program strategis ini dirancang agar para petani tidak lagi bergantung secara penuh pada APBN, melainkan mampu mengelola bisnis secara mandiri dan berorientasi profit.