"Tanam padi kita di September diupayakan maksimal, sehingga nanti sampai dengan Desember kita masih memiliki cukup stok beras, serta bisa memastikan bahwa kita tidak akan melakukan impor di tahun 2027 nanti," katanya.

Dia berharap adanya program PM-AAS di 38 provinsi salah satunya di Provinsi Lampung dengan target 35.100 hektare di Lampung, dapat membantu mencapai target produksi untuk menjaga stok beras.

"Harapannya PM-AAS di September dapat mencapai 2.500 hektare. Nanti di Oktober, November, Desember mudah-mudahan bisa tercapai 35.100 hektare untuk Lampung. Kalau itu bisa tercapai, bisa membantu memenuhi target nasional 1 juta hektare dan bila produktivitasnya di atas 10 ton, maka realisasi produktivitas nasional akan terdongkrak, tidak berada di 5 ton per hektare lagi," ucap dia.