"Dengan tetap memberikan ruang bagi pemasukan ternak bibit yang dibutuhkan untuk peningkatan mutu genetik, produktivitas, dan keberlanjutan pengembangan populasi ternak nasional," ujarnya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi peternak lokal, sekaligus memastikan kebutuhan pembangunan peternakan nasional dapat dipenuhi secara terukur dan sesuai dengan kepentingan pengembangan produksi dalam negeri.

β€œPemasukan ternak dari luar negeri kita tata secara selektif. Untuk ternak bibit tetap diberikan ruang karena kita membutuhkan peningkatan mutu genetik, produktivitas, dan pengembangan populasi. Di sisi lain, kita terus memberikan ruang yang lebih besar bagi peternak lokal untuk berkembang,” jelas Hary.