Ia menuturkan khusus untuk Provinsi Sulawesi Tengah, capaian rasio elektrifikasi hingga triwulan II tahun 2026 tercatat sebesar 99,27 persen dengan rasio desa berlistrik (RD) di wilayah tersebut sudah menyentuh 96,579 persen.

"Di Sulawesi Tengah masih ada gap yang menjadi tantangan kita bersama untuk diselesaikan segera," sebutnya.

Menurut dia, pentingnya komitmen dan kolaborasi pemerintah provinsi Sulawesi Tengah dengan pemerintah daerah yang aktif mendukung eksekusi program listrik perdesaan di Sulteng.

"Tentunya dukungan kepala daerah sangat vital mengingat tantangan distribusi listrik di desa-desa tersisa semakin tinggi, terutama terkait akses geografis, perizinan kawasan, hingga pendekatan sosial masyarakat," kata dia.