"Kemudian, pemerintah masih mendapat 15 persen," ucap Yuliot.

Pernyataan tersebut terkait dengan dorongan insentif untuk proyek-proyek hilirisasi batu bara.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliot menyampaikan pemerintah terus mendorong proyek hilirisasi batu bara menjadi metanol maupun dimethyl ether (DME).

Yuliot mengatakan untuk proyek pengolahan batu bara menjadi metanol sudah terdapat investor yang masuk dan saat ini sudah berlangsung pengembangannya di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

"Kami mengharapkan dari metanol itu juga bisa dilakukan pengolahan lebih lanjut. Apakah sebagai bahan baku biodiesel, atau bisa diolah lebih lanjut dengan proses kimia menjadi DME atau menjadi bensin juga," ucap Yuliot.