NADIKABAR.COM β Kementerian Pariwisata giat mempromosikan situs warisan budaya dunia Candi Prambanan di wilayah Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Kabupaten Klaten (Jawa Tengah) sebagai destinasi wisata.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa Prambanan Shiva Festival yang akan digelar di kompleks Candi Prambanan dari 6 Januari sampai 7 Maret 2027 sudah dipromosikan melalui pameran-pameran pariwisata tingkat internasional.
Menurut dia, acara religi itu antara lain dipromosikan dalam ajang World Travel Market (WTM) London 2026.
Prambanan Shiva Festival 2027 juga sudah dipromosikan dalam Internationale Tourismus-BΓΆrse India 2026 yang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai, dari tanggal 1 sampai 3 September.
Selain itu, kedutaan-kedutaan besar Indonesia di berbagai negara membantu mempromosikan Prambanan Shiva Festival 2027 dan pemerintah berkolaborasi dengan Kedutaan Besar India untuk mempromosikan daya tarik Candi Prambanan kepada wisatawan.
"Kami harapkan dengan adanya dukungan dari kedutaan besar jangkauan kepedulian atau promosi seperti acara ini juga lebih luas lagi," kata Ni Luh Puspa.
Ni Luh Puspa mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata menunjukkan daya tarik Candi Prambanan dalam Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 yang dihadiri oleh pembeli potensial dari 45 negara.
Promosi Prambanan dalam ajang WITF 2026 diharapkan dapat mendorong agen perjalanan maupun operator tur menghadirkan paket pelayanan wisata yang mencakup Prambanan Shiva Festival 2027.
Di samping itu, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mempromosikan Candi Prambanan kepada agen-agen perjalanan yang mengikuti kegiatan perjalanan pengenalan.
"Biasanya ini juga menjadi salah satu yang kita promosikan kepada mereka, sehingga nanti paket wisatanya bisa juga dijual pada wisatawan," kata Made.
Promosi daya tarik Candi Prambanan dan Prambanan Shiva Festival 2027 dimaksudkan untuk menarik kedatangan lebih banyak wisatawan, yang harapannya dapat mendatangkan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha dan warga di daerah tujuan wisata.