Ia menegaskan, pembangunan Rumah Khusus yang dimulai hari ini bukanlah proses instan, melainkan buah dari perjuangan panjang sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kejadian yang dialami warga.
Selain Rumah Khusus, kata Jaya, kabupaten ini juga mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Pusat, yakni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Tahun ini, alokasinya sebanyak 227 unit yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten.
Untuk mendapatkan dukungan serupa, tim perumahan daerah diminta lebih cepat, sigap, dan responsif menyusun data teknis serta proposal usulan program strategis kepada pemerintah pusat maupun provinsi, termasuk penanganan kawasan permukiman kumuh.
Sementara itu, pembangunan 50 unit Rumah Khusus ini dikerjakan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan, sedangkan PT Awan Mitra Aditya bertindak sebagai kontraktor pelaksana.