Ia mengatakan pemerintah tengah mendorong pemanfaatan aset negara melalui berbagai skema pembiayaan dengan melibatkan dunia usaha.

“Saya sudah laporkan kepada Presiden bagaimana tanah-tanah negara itu bisa di-treatment dengan empat cara. Satu, dibiayai dan dibangun oleh negara dalam hal ini dibiayai oleh APBN, kedua Danantara, ketiga itu bisa dengan swasta, bisa dengan cara hibah atau bentuk lainnya yang legal,” katanya.

Maruarar menilai pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan aset negara sekaligus mempercepat pembangunan hunian yang dibutuhkan masyarakat.