NADIKABAR.COM β€” Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Kereta Api Indonesia dan PT Astra International menyiapkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah susun (rusun) di atas lahan milik PT KAI di Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, BUMN dan sektor swasta dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat.

β€œNanti 1.000 unit di Kiaracondong Bandung. Jadi tanahnya PT KAI, yang membangun Astra,” kata Maruarar dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu.

Menurut dia, pembangunan rusun di Kiaracondong akan menjadi contoh pemanfaatan aset negara melalui kerja sama dengan pihak swasta untuk mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat.

Ia mengatakan pemerintah tengah mendorong pemanfaatan aset negara melalui berbagai skema pembiayaan dengan melibatkan dunia usaha.

β€œSaya sudah laporkan kepada Presiden bagaimana tanah-tanah negara itu bisa di-treatment dengan empat cara. Satu, dibiayai dan dibangun oleh negara dalam hal ini dibiayai oleh APBN, kedua Danantara, ketiga itu bisa dengan swasta, bisa dengan cara hibah atau bentuk lainnya yang legal,” katanya.

Maruarar menilai pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan aset negara sekaligus mempercepat pembangunan hunian yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan melibatkan pemerintah, BUMN, dan swasta, pembangunan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kepemilikan aset negara serta memastikan aset tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

β€œJadi itulah yang kita buat namanya kolaborasi. Jadi asetnya bukannya berkurang, tetapi bertambah,” ujar Maruarar.

Ia berharap pembangunan rusun di Kiaracondong dapat menjadi contoh optimalisasi aset negara melalui sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah serta menghadirkan hunian yang layak, terjangkau dan terintegrasi dengan transportasi publik.