Berdasarkan data Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II Kementerian PKP, rusun tersebut terdiri atas satu menara empat lantai dengan total 65 unit tipe 36 serta dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung.
Pembangunan fisik Rusun MBR IKN memiliki pagu anggaran Rp104,03 miliar.
Progres fisiknya pada 29 Januari 2026 masih sebesar 22,22 persen dan ketika itu pekerjaan difokuskan pada struktur bangunan.
Kemudian pada pemantauan 15 Juli 2026, progres fisik telah meningkat menjadi 69,204 persen. Kementerian PKP saat itu mencatat pembangunan mengalami deviasi positif terhadap rencana pelaksanaan.
Dengan capaian 88,22 persen yang disampaikan pada Kamis, progres fisik Rusun MBR IKN bertambah sekitar 19 poin persentase dibandingkan posisi pertengahan Juli.
Selain Rusun MBR, Sri menyebut pembangunan rusun untuk hunian TNI di IKN telah mencapai 100 persen secara fisik, dengan realisasi keuangan 99 persen.