Pembangunan sembilan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan. Paket 1 mencakup lima lokasi di Kabupaten Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru dengan total kapasitas 6.300 siswa. Per 21 September 2026, progres fisik keseluruhan mencapai 95,21 persen.
Selanjutnya Paket Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 2 mencakup empat lokasi di Kota Makassar serta Kabupaten Takalar, Sinjai, dan Bone dengan kapasitas 5.040 siswa. Progres fisik keseluruhan telah mencapai 98,28 persen dengan 3 lokasi, yakni Makassar, Takalar, dan Sinjai, telah mencapai 100 persen, sementara Bone mencapai 93,45 persen.
Khusus di Kabupaten Barru, Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Soppeng Riaja ini dibangun di atas lahan 7,93 hektare dengan luas bangunan 27.474 meter persegi. Sekolah tersebut memiliki kapasitas 1.260 siswa dan progres fisiknya mencapai 95,34 persen.
Konsep pembangunan Sekolah Rakyat dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Setiap lokasi dilengkapi tiga gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, 8 asrama siswa untuk putra dan putri, 2 rusun guru, kantin dan dapur, gudang, gedung serbaguna, rumah ibadah, guest house, serta fasilitas olahraga.