Selain ruang pendidikan dan asrama, fasilitas olahraga juga disiapkan untuk mendukung aktivitas siswa. Pada paket Sulsel 2, fasilitas tersebut mencakup lapangan bola, basket/voli, lapangan upacara, serta lapangan mini soccer untuk Sekolah Rakyat Makassar, Takalar, dan Sinjai. Sementara untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Bone hanya dilengkapi lapangan bola.
Secara keseluruhan untuk sembilan Sekolah Rakyat di Sulsel memiliki luas lahan mencapai 69,92 hektare dengan luas bangunan sekitar 280.439 meter persegi. Untuk paket Sulsel 1, pembangunan lima Sekolah Rakyat memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,301 triliun dan paket Sulsel 2 memiliki nilai kontrak Rp996,44 miliar.
Kementerian PU terus memastikan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat berjalan sesuai target dan memenuhi kebutuhan dasar kawasan pendidikan, mulai dari bangunan pendidikan, hunian siswa dan guru, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mendukung proses pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang memadai bagi siswa dari jenjang SD hingga SMA.