Ia menegaskan BWS Sumatera I terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi dampak banjir serta menjaga keselamatan masyarakat.
"Kita akan selalu sigap menghadapi banjir dan terus melakukan penanganan cepat terhadap dampak yang ditimbulkan," katanya.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyampaikan bahwa untuk penanganan permanen melalui dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tenggara, BWS Sumatera I, bakal membangun enam unit Sabo Dam, tanggul pengendalian banjir serta normalisasi sungai.
"Saat ini, sedang proses lelang di TPBJK (tim pengadaan barang/jasa khusus), tahapan pelaksanaan selama tiga tahun mulai 2026 sampai 2028," sebut Asyari.