Langkah percepatan ini berpedoman pada arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pasca bencana tidak hanya bersifat sementara, melainkan membangun infrastruktur yang lebih tangguh dan memberikan rasa aman jangka panjang bagi masyarakat.
Sementara untuk di kawasan hilir pengerjaan normalisasi sungai terus digenjot dengan mengeruk puluhan ribu meter kubik sedimen pasir dan lumpur.
Langkah penanganan darurat lainnya mencakup pembersihan lumpur di pemukiman warga, tempat ibadah, serta pemulihan jaringan air bersih PDAM yang sempat terganggu akibat bencana juga terus dikebut oleh tim terkait.