Satgas Tanggap Darurat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat bersama TNI, Polri dan relawan melakukan pembersihan material lumpur dan longsoran yang menutupi badan jalan.

Untuk mempercepat penanganan, BPJN Sumatera Barat mengerahkan enam unit peralatan, terdiri atas dua unit excavator, satu unit backhoe loader, satu unit loader, dan dua unit dump truck.

Pembukaan kembali ruas jalan tersebut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi bantuan dan proses pemulihan di wilayah terdampak.

Kementerian PU mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran Batang Baliang dan kawasan terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan kondisi aliran maupun luapan air selama proses penanganan berlangsung, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.