NADIKABAR.COM β€” Sebanyak 23 usaha kecil dan menengah (UKM) telah dikurasi untuk mengikuti pendampingan lanjutan menuju penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) melalui program RISE To IPO yang dijalankan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Deputi Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman dalam peluncuran Go Public Academy for SMEs di Jakarta, Senin, mengatakan program RISE To IPO yang dimulai pada 9 Juli 2025 telah menjangkau 281 perusahaan di lima kota, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Bandung sepanjang 2025–2026.

Pada 2025, sebanyak 23 perusahaan terpilih untuk mendapatkan pendampingan lanjutan melalui Intensive Coaching Clinic yang telah diselenggarakan pada 4 Februari 2026.

β€œIni jumlah yang terseleksi ya. Yang daftar lebih dari 100. Kami seleksi melalui RISE to IPO melalui SAPA UMKM,” ucap Bagus.