Semangat pengembangan kawasan unggulan ini juga merujuk langsung pada arahan strategis Presiden Prabowo Subianto. Hal senada turut ditekankan oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono terkait pemerataan pembangunan.
Setiap daerah dinilai memiliki karakteristik unik sehingga strategi pengembangannya wajib disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing.
Guna mematangkan konsep tersebut, para delegasi lintas disiplin ilmu turun langsung mengobservasi kawasan Rempang Eco City. Mereka secara aktif mengumpulkan masukan dari warga terkait kelestarian lingkungan pesisir hingga tata ruang. Pelibatan masyarakat sejak dini ini dinilai sangat krusial bagi kelancaran program ke depannya.
"Saya pikir transmigrasi dapat menjadi peluang yang baik bagi masyarakat jika beberapa aspek seperti ekologis, ekonomis, dan juga sosial diintegrasikan dengan cara yang benar," ungkap delegasi TUM Jerman, Jacob.
Integrasi lintas sektor ini dipastikan akan mendatangkan manfaat finansial berkelanjutan bagi warga sekitar.
Pengalaman berharga turun langsung ke lapangan ini turut memberikan kesan mendalam bagi para delegasi internasional. Keramahan warga lokal dinilai menjadi pilar utama dalam mempererat hubungan lintas budaya antarbangsa.