"Kami belajar banyak tentang masyarakat Indonesia dan gaya hidup di sini bersama orang-orang yang sangat ramah. Mungkin ke depannya bisa ada pertukaran balik ke Jerman," kata delegasi TUM lainnya, Alina.

Konektivitas pendidikan ini diharapkan mampu memicu penciptaan ragam inovasi baru di masa depan.

Kehadiran para akademisi mancanegara ini juga mendapat sambutan yang sangat hangat dari masyarakat setempat. Warga merasa amat bersyukur wilayahnya bisa menjadi lokasi percontohan riset berskala global.

"Tentunya kita bangga, karena walaupun kita dari tempat yang pedalaman, kita bisa memberikan ilmu kepada warga dari luar negeri," tutur warga Rempang Eco City, Garim.

Sinergi kolaboratif ini siap mendorong kemajuan pesat bagi seluruh kawasan transmigrasi Nusantara.