Melalui pendekatan tersebut, kelompok usaha diharapkan dapat mengatasi keterbatasan biaya distribusi, promosi, dan akses pembeli yang selama ini menjadi tantangan pengembangan produk lokal.
Tim Ekspedisi Patriot juga menyiapkan pengembangan sarana informasi digital untuk memperkenalkan produk unggulan dan potensi wisata Kawasan Transmigrasi Muting kepada masyarakat yang lebih luas.
Ke depan, hasil uji coba pemasaran kolektif tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan jaringan usaha, pengembangan produk, serta peningkatan kemampuan masyarakat mengelola potensi ekonomi kawasan secara mandiri.
Kegiatan itu merupakan bagian dari pendampingan Tim Ekspedisi Patriot yang melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan potensi ekonomi dan pemberdayaan masyarakat kawasan transmigrasi.
Secara nasional, Kementrans pada 2026 menugaskan 1.476 peserta TEP yang tergabung dalam 246 tim ke 53 kawasan transmigrasi untuk melaksanakan riset, pendampingan, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Pada September 2026, Kementrans juga mengevaluasi 246 program TEP untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sasaran transformasi transmigrasi.