NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Usaha Mikro, Keci, Menengah (UMKM) Helvi Moraza menilai pemulihan usaha terdampak bencana tidak cukup diukur dari jumlah bantuan atau pelatihan, tetapi harus terlihat dari kembali berjalannya produksi hingga peningkatan omzet pelaku usaha.

Saat menemui wirausaha terdampak bencana di Padang, Jumat, Helvi mengatakan pendampingan bagi UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat diarahkan agar pelaku usaha tidak hanya dapat kembali menjalankan usahanya, tetapi juga berkembang dan meningkatkan daya saing.

Menurut dia, pelaku UMKM terdampak bencana tidak hanya menghadapi kerusakan alat produksi dan kehilangan persediaan, tetapi juga perlu membangun kembali pelanggan dan pasar serta menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.

Ia menyebut Kementerian UMKM memberikan pendampingan melalui penguatan kapasitas produksi, peningkatan kualitas produk, pemasaran, dan akses pembiayaan sesuai kebutuhan usaha, demikian dikutip dari keterangan resmi.