Para pendaki mulai menaiki ojek sekitar pukul 07.14 WIB. Setelah kurang lebih 10 menit atau tepatnya pukul 07.24 WIB, para pendaki tiba di batas vegetasi yang menjadi awal petualangan sesungguhnya.

Karena tengah diterpa musim kemarau, jalur pendakian cukup berdebu. Pada hari pendakian, tidak terlalu ramai pendaki yang naik. Kami hanya bertemu dengan beberapa orang atau pendaki saja.

Usai beberapa menit berjalan, akhirnya para pendaki dari Cimahi itu tiba di titik untuk mengambil air bersih. Karena di Sindoro khususnya via Alang-alang Sewu, hanya ada satu titik sumber air.

Setelah mengisi air, perjalanan dilanjutkan menuju camp area yang berada di Pos 3. Trek menuju Pos 3 cukup menantang, ada beberapa jalur yang membuat tenaga terkuras.

Sekitar pukul 10.17 WIB, tim pertama tiba di Pos 3 Sunrise Hunter, Gunung Sindoro. Pos ini menjadi titik camp area yang cukup luas dan nyaman. Saat kami tiba, kabut tebal menyambut kedatangan seolah mengucap selamat datang.

Di lokasi ini, para pendaki kemudian memilih titik untuk mendirikan tenda. Setelah menemukan titik yang pas, tenda-tenda mulai didirikan. Total ada enam tenda yang didirikan.

Usai tenda berdiri, kami beristirahat sejenak untuk memulihkan kondisi fisik. Beberapa menit terpejam, ke-10 pendaki mulai terbangun. Karena masih terdapat sinyal ponsel, kami mulai mengabari keluarga di rumah.

Lantunan doa dari keluarga kembali memberi semangat para pendaki ini untuk menaklukkan puncak Gunung Sindoro yang berada di ketinggian 3.153 mdpl pada 16 Agustus 2026.

Kemudian acara yang paling ditunggu selama pendakian adalah masak-masak. Menu masakan 'mewah' seperti nasi liwet ditemani beragam lauk menjadi santapan siang.

Saat sore hari menyapa, bakwan ditemani kopi hangat menjadi menu syahdu di sore itu. Tapi sayangnya, gagahnya Gunung Sumbing tak tampak gegara tersembunyi awan dan kabut tebal.

Malam tiba, kehangatan semakin terasa. Jaket-jaket tebal mulai menyelimuti tubuh para pendaki.

Di tengah dinginnya malam, sajian bakso buatan pendaki yang disapa Abah menjadi menu yang sangat pas. Segarnya kuah bakso seolah menambah energi di tengah lelahnya badan.

Waktu kian larut, beberapa pendaki mulai masuk ke dalam tenda untuk memejamkan mata. Beberapa masih ada yang bercengkerama sambil merencanakan perjalanan menuju puncak pada 16 Agustus 2026.

Setelah cukup beristirahat, ke-10 pendaki itu mulai bersiap untuk menaklukkan Gunung Sindoro. Berbagai perlengkapan mereka bawa untuk menuju puncak, seperti air mineral, kopi hingga camilan.

Sekitar pukul 03.15 WIB perjalanan menuju puncak dimulai. Udara dingin turut mengiringi derap langkah para pendaki.