Suasana gelap membuat para pendaki harus berhati-hati dalam melangkah. Dari kejauhan juga nampak cahaya lampu dari pendaki lain yang juga tengah berupaya menuju puncak.

Langkah demi langkah terus dijalani, hingga langkah kaki tiba di jalur sabana. Jalur indah hingga dari lokasi itu bisa melihat kemegahan Gunung Sumbing.

Sekitar kurang lebih 2 jam 30 menit para pendaki tiba di atas puncak. Meski ada juga yang tertinggal.

Suasana di puncak sudah sangat ramai oleh rombongan pendaki lain. Ada yang sibuk mengabadikan momen berharga lewat kamera ponsel, ada juga yang mencoba menikmati keindahan puncak dengan segelas kopi hangat.

Setelah sebagian pendaki Cimahi tiba di puncak, Abah mengajak untuk mengelilingi seluruh kawasan puncak Gunung Sindoro. Kaki yang lelah akhirnya kembali dipaksa untuk bergerak menyusuri setiap titik puncak jalur pendakian Gunung Sindoro.

Usai berkeliling, kami menyempatkan diri duduk sejenak sebelum akhirnya bersiap turun. Akhirnya langkah kaki kembali bergerak turun menuju camp area.

Dalam perjalanan menuju camp area, tim terbagi menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok pertama, kedua, dan ketiga dengan waktu tiba di camp area yang berbeda-beda.

Setelah semua tiba, nasi goreng buatan Abah menjadi menu untuk mengisi tenaga jelang turun menuju basecamp. Setelah perut terisi, semua bergegas merapikan barang, tenda dilipat, dan sampah dimasukkan ke plastik besar.

Usai semua siap, doa mengawali perjalanan turun menuju basecamp. Sisa tenaga kembali dipacu demi turun dan bisa kembali bertemu dengan keluarga dalam kondisi sehat.

Tawa dan canda tetap menjadi teman setia perjalanan turun. Bahkan, kami memberi semangat kepada para pendaki yang baru saja akan menuju puncak.

Tepuk tangan dan nyanyian penyemangat kami suguhkan kepada para pendaki lain. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada sesama pendaki.

"Semangat...semangat...semangat," teriak kami.

Setelah melalui perjalanan penuh debu, tak terasa kami tiba di pos ojek. Kami langsung memesan ojek untuk menuju basecamp.

Ke-10 pendaki asal Cimahi itu akhirnya tiba kembali ke basecamp dengan sehat dan selamat. Mereka kemudian bersiap untuk kembali pulang ke Cimahi dan bertemu keluarga tercinta.

Mereka menyimpan kenangan penuh arti di momen jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Gunung Sindoro. Kenangan dan arti 'kemerdekaan sesungguhnya' bagi para pria, terutama suami, adalah kala istri dan keluarga memberi izin untuk berpetualang menjalani hobi yang digemari.