NADIKABAR.COM — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengantisipasi peningkatan ancaman keamanan siber, termasuk ancaman yang hadir seiring dengan perkembangan teknologi kuantum.

"Untuk mengatasi ancaman-ancaman siber di era kuantum teknologi, kita mulai mendalami apa yang kita sebut sebagai post-quantum cryptography,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria usai acara Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Kamis.​​​​​​​

Nezar mengemukakan bahwa perkembangan teknologi kuantum dan kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) menghadirkan tantangan-tantangan baru bagi keamanan siber.​​​​​​