NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital terus berupaya meningkatkan cakupan dan kualitas layanan akses internet di seluruh wilayah Indonesia.

"Artinya konektivitas ini harus diikuti oleh kualitas yang lebih baik, khususnya dari sisi kecepatan dan juga inklusivitas," katanya dalam ajang Bali Tech Week (BTW) 2026 di Sanur, Bali, Senin.

Ia menjelaskan bahwa penetrasi layanan akses internet di Indonesia sudah mencapai 81,72 persen atau menjangkau sekitar 235 juta penduduk dan jaringan komunikasi seluler 4G dengan kecepatan rata-rata 84 Mbps sudah menjangkau 98,96 persen populasi.

Kecepatan transfer data dalam layanan akses internet fixed broadband tercatat sudah mencapai 67,45 Mbps, dan ditargetkan meningkat menjadi 100 Mbps pada 2029.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo sebelumnya menyampaikan bahwa jaringan 4G telah menjangkau sekitar 83 ribu desa.