"KBRI Riyadh telah menerbitkan imbauan kepada WNI di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, dan tidak menyebarluaskan foto/video terkait serangan serta mematuhi arahan otoritas setempat," ujarnya.
Dia juga mengimbau WNI yang akan bepergian dari dan menuju Arab Saudi untuk memastikan kembali status penerbangan. Selain itu, WNI juga diminta mengikuti informasi resmi dari otoritas Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
"Berdasarkan informasi terkini dari otoritas di Arab Saudi, penutupan Bandara Internasional King Khalid diperpanjang hingga 17 Oktober 2026 pukul 24.00 waktu setempat," ujarnya.
Dia mengatakan KBRI Riyadh juga berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan kondisi WNI di wilayah tersebut. Pemantauan turut dilakukan melalui sejumlah rumah sakit di Riyadh dan sekitarnya.