Heni menambahkan bahwa personel KJRI Jeddah terus melakukan piket siaga 24 jam penuh di bandara untuk memantau kelancaran dalam layanan penerbangan serta memberi pertolongan bagi jamaah Indonesia yang terdampak gangguan penerbangan.

Adapun terkait kondisi WNI serta PMI yang menetap di Arab Saudi, Direktur PWNI Kemlu memastikan bahwa mereka semua dalam kondisi aman.

Diketahui sejumlah bandara di Arab Saudi telah menjadi sasaran serangkaian serangan kelompok Ansar Allah atau Houthi dari Yaman.

Menurut laporan Sputnik, serangan terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh pada 10 Oktober menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Sementara itu, serangan terhadap bandara yang sama pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya.