Selanjutnya, periksa kondisi kampas dan cakram rem. Pastikan kampas rem tidak menipis atau melewati batas keausan.
Perhatikan juga permukaan cakram untuk memastikan tidak terdapat kerusakan yang dapat mengganggu proses pengereman. Jika kampas rem sudah aus, sebaiknya segera ganti dengan yang baru agar kinerja rem tetap optimal.
Kondisi rem yang prima penting untuk membantu pengendara mengendalikan motor dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
3. Memeriksa Kondisi dan Melumasi Rantai
Rantai berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Karena itu, kondisi rantai yang bersih dan terlumasi dengan baik dapat membantu menjaga penyaluran tenaga tetap lancar dan mengurangi keausan.
Pemeriksaan bisa dimulai dengan mengecek tingkat kekencangan rantai. Pastikan rantai tidak terlalu kendur maupun terlalu kencang sesuai rekomendasi pabrikan.
Perhatikan juga kondisi gir atau sprocket. Pastikan gigi gir tidak aus, berbentuk runcing atau melengkung seperti kait, serta terpasang dengan kuat.
Selain itu, bersihkan rantai secara berkala menggunakan cairan khusus dan sikat untuk mengangkat kotoran yang menempel. Setelah bersih, aplikasikan pelumas khusus rantai secara merata.
Perawatan ini membantu menjaga pergerakan rantai tetap lancar dan mencegah keausan berlebih.
Lampu menjadi komponen penting untuk menunjang keselamatan berkendara, terutama saat malam hari. Karena itu, pastikan seluruh lampu motor berfungsi dengan baik, mulai dari lampu utama, lampu sein, lampu belakang, hingga lampu rem.
Periksa apakah setiap lampu menyala dengan normal dan tidak redup atau mati. Pastikan juga lampu sein dan lampu rem dapat memberikan tanda dengan jelas kepada pengguna jalan lain.