Pengguna mungkin tidak melihat AI bekerja secara langsung ketika menggunakan 5G. Namun, manfaatnya dapat dirasakan melalui jaringan yang lebih stabil, gangguan yang dapat ditangani lebih cepat, serta kemampuan jaringan menyesuaikan diri dengan perubahan trafik. Telkomsel sendiri menyebut integrasi kapabilitas jaringan cerdas berbasis AI ditujukan untuk meningkatkan keandalan layanan dan pengalaman pelanggan. Dalam pengembangan AI-native RAN, pendekatannya bahkan diarahkan agar jaringan 5G lebih adaptif dan berorientasi pada pengalaman pengguna. Jadi, AI dibutuhkan bukan untuk menggantikan 5G, melainkan untuk membuat jaringan 5G dapat dikelola dengan lebih cerdas. Ketika jumlah pengguna, trafik data, dan jenis layanan digital terus berkembang, kemampuan jaringan untuk membaca kondisi, memprediksi masalah, dan melakukan optimasi secara otomatis menjadi semakin penting.

1. Kenapa Telkomsel menggunakan AI pada jaringan 5G?

AI digunakan untuk membantu mengoptimalkan jaringan, memprediksi dan menangani potensi gangguan, serta menjaga kualitas pengalaman pelanggan secara lebih adaptif.

2. Apakah AI membuat jaringan 5G Telkomsel lebih cepat?

AI tidak secara langsung meningkatkan kecepatan maksimum 5G. AI membantu mengoptimalkan pengelolaan jaringan agar kapasitas dan sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara lebih efisien.