"Potensi ekspor ini ke depan kuantitasnya kita tambah dan komoditas yang belum merambah ekspor kita coba tingkatkan untuk memenuhi permintaan pasar," ujarnya.

Menurut dia, penguatan ekspor Maluku juga membutuhkan dukungan ekosistem logistik yang efektif mengingat kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan.

Ia menilai gagasan pemerintah daerah dalam menata ekosistem logistik menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pengembangan Maluku sebagai pusat perikanan.

"Maluku sebenarnya dapat dikembangkan menjadi salah satu pusat perikanan Indonesia," katanya.

Dirinya menambahkan Barantin akan memperkuat pengawasan secara rutin sekaligus mendorong proses ekspor berlangsung cepat dan efektif, tanpa mengurangi fungsi pengendalian terhadap hama dan penyakit hewan maupun tumbuhan.

Upaya tersebut, kata dia, merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Barantin dalam meningkatkan nilai ekonomi melalui pengembangan dan ekspor komoditas unggulan daerah.