NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengakui adanya trauma mendalam yang dirasakan oleh para siswa SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Ini terjadi pasca-insiden keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono memahami bahwa dampak psikologis ini tidak hanya menimpa para pelajar yang menjadi korban, tetapi juga dirasakan oleh keluarga. Maka dari itu, pihaknya berjanji akan melakukan perbaikan tata kelola secara menyeluruh.

"Saya tahu, saya paham yang trauma bukan hanya siswa-siswinya, tapi juga ada keluarga traumatis. Saya memahami itu dan kita akan terus perbaiki. Kejadian ini tidak boleh terulang kembali," tegas Sudaryono saat ditemui wartawan, Rabu (19/8/2026).

Saat ini, BGN memfokuskan perhatian pada proses penanganan medis dan pemulihan bagi para siswa yang terdampak. Setelah seluruh korban ditangani, BGN bakal berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Kementerian Kesehatan untuk penanganan pasca-pengobatan.