NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat rantai komando dan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peninjauan langsung di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, yang dipimpin Kepala BNPB Kristomei Sianturi bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Kepala BNPB Kristomei Sianturi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menegaskan penanggulangan karhutla menuntut pengerahan kekuatan terpadu dari seluruh unsur, mulai dari pemerintah pusat, pemda, TNI, Polri, hingga instansi teknis, agar penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Langkah cepat yang dilakukan oleh dua jenderal TNI pada awal pekan ini tersebut menjadi fokus krusial guna mengoptimalkan sinergi lintas sektor dalam menekan perluasan titik api serta melindungi keselamatan masyarakat dari ancaman asap di Kalteng.

"Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang kuat dari seluruh unsur. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilaksanakan secara terpadu, berdasarkan kondisi aktual di lapangan, serta didukung dengan data dan informasi yang akurat," kata Kristomei.