Rafli juga mengungkap laporan adanya korban dari luar pondok pesantren. Sebanyak lima siswa dari SDN Kalitengah 1 dan SDN Kalitengah 2 dilaporkan mengalami keluhan keracunan.

"Lima itu ada SDN Kalitengah 1 dan 2," katanya.

Laporan tersebut diterima pihak SPPG pada Selasa (1/9) malam. Menurut Rafli, kejadian pada lima siswa tersebut dilaporkan lebih malam dibandingkan kasus di pondok pesantren.