Kantor Polisi 21 yang mencakup sebagian wilayah pusat Montreal juga mendapat sorotan bulan lalu. Menteri Keamanan Dalam Negeri Quebec memerintahkan dua penyelidikan terhadap seorang polisi yang dituduh mengencingi tunawisma saat mengenakan seragam.

Seorang polisi lain dari kantor tersebut juga diskors karena diduga melakukan tindakan penghinaan terhadap warga dari kelompok rasial, menurut laporan tersebut.

Dagher mengakui kepercayaan publik terhadap kepolisian telah "sangat melemah", tetapi dia yakin kepercayaan tersebut dapat dibangun kembali.

Menanggapi pertanyaan mengapa pemecatan tidak dilakukan lebih cepat, Dagher mengatakan dirinya ingin menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Menurut dia, proses tersebut membutuhkan waktu.

Ia mengakui para korban telah "menunggu terlalu lama". Kepolisian Montreal, kata dia, telah merombak prosedur perekrutan, pelatihan, promosi, dan penyelidikan internal.