NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu membuka akses pendidikan bagi 128 mahasiswa yang berasal dari daerah kepulauan tersebut lewat beasiswa.

Program Beasiswa Mahasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) itu diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Kepulauan Seribu.

“Kami mengapresiasi komitmen Baznas/Bazis Kepulauan Seribu dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kepulauan Seribu,” kata Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang andal dan mendukung pembangunan daerah. Keterbatasan ekonomi kerap menjadi kendala untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Karena itu, bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah kepedulian sosial masyarakat yang harus dijaga,” katanya.

Fadjar meminta kepada para penerima beasiswa terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta menyelesaikan studi tepat waktu. Diharapkan, kegiatan mentoring dapat memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas.

Menurut dia, keberhasilan studi tidak hanya dinilai dari gelar akademis, tetapi juga dari seberapa besar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi sesama.

“Semoga setelah lulus adik-adik dapat kembali dan berkontribusi membangun Kepulauan Seribu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antar generasi.

“Melalui pendidikan, pola pikir dan daya tahan generasi muda dibentuk agar siap menjawab tantangan zaman. Semoga kolaborasi kami ini dapat menghadirkan dampak nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di pulau,” ujarnya.