NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara buka-bukaan soal menggeser anggaran demi mencukupi kebutuhan belanja negara. Langkah ini diambil lantaran pemerintah perlu menyeimbangkan antara belanja dengan pendapatan.
"Saya ilustrasikan dengan gambar angka-angka besar ini. Ada APBN awal dan ada outlook APBN 31 Desember. Di APBN awal pendapatan itu kita bayangkan Rp 3.154 triliun, tapi kemudian outlook ini harus kita naikkan sedikit, jadi saya menaikkan kira-kira Rp 50 triliun. Kenapa kita mesti naikkan? Karena kebutuhan belanjanya meningkat pesat Rp 3.843 triliun tadinya, kita bayangkan sekarang belanjanya menjadi Rp 3.942 triliun," ujar Suahasil dalam Rapimnas KADIN di Hotel Borobudur, Jakarta pada Jumat (30/10/2026).
Suahasil mengatakan belanja meningkat maka pendapatan harus meningkat, defisitnya dinaikkan namun pembiayaannya dibuat supaya tetap kredibel. Pertanyaannya, kata Suahasil, belanja meningkat karena apa?