NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mengedukasi masyarakat di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, untuk mengolah sampah di wilayah pesisir menjadi karya instalasi seni bawah laut guna mendukung konservasi sekaligus pariwisata bahari.

“Kami menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Sampah Pesisir melibatkan lima puluh peserta dari Sudin LH, PPSU dan komunitas lingkungan,” kata Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu Achmad Hariadi di Jakarta, Rabu.

Achmad mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai guna sampah sekaligus mendorong masyarakat melihat limbah pesisir sebagai material yang dapat dimanfaatkan kembali.

“Bambu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kami olah melalui lokakarya perakitan menjadi instalasi seni bawah laut,” kata dia.

Ia mengatakan dalam pelatihan tersebut, peserta berhasil mengolah sampah bambu menjadi karya instalasi seni bawah laut untuk mendukung konservasi dan meningkatkan pariwisata bahari.