Manfaat juga muncul dengan adanya adanya pemilahan dan pengolahan sampah organik untuk kompos dan maggot. Hasil olahan tersebut dimanfaatkan Marini untuk dukung pertumbuhan tanaman, seperti buah, sayur, singkong, hingga ubi.

Secara rutin, hasil panen tersebut dibagikan kepada warga serta Posyandu.

"Pertama kita bagikan ke warga. Terus akhirnya karena ada posyandu balita karena itu untuk menambah gizi. Setiap ada yang rajin, kita kasih reward dari sayur itu. Ada ikan lele, itu kami kasih untuk reward," ucap Marini.

Figur-figur seperti Marini yang memiliki aksi nyata dalam bidang pengelolaan sampah dan mampu mengajak warga lainnya untuk turut berpartisipasi hendak disorot melalui Pilah Olah Sampah Heroes 2026.

Program ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan apresiasi kepada figur-figur atau pahlawan lingkungan tersebut.

Terdapat dua kategori yang akan dicari pemenangnya yakni Sosok Penggerak dan Pemengaruh atau Influencer/Key Opinon Leader (KOL).

Setelah penyelenggaraan seluruh tahapan seleksi, pemenang dari ajang penghargaan ini baru akan diumumkan di acara penganugerahan pada Selasa (10/11) mendatang. Pemberian penghargaan akan dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.