Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Kerusuhan di Prancis akibatkan kerugian ritel hingga ratusan juta euro
Kerusakan pada gerai-gerai ritel di Prancis akibat kerusuhan massal pada 17 Oktober diperkirakan mencapai ratusan juta euro, kata Alexandre Bompard, CEO grup ritel
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 21:45 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Sejumlah pemuda yang bertindak radikal merusak toko-toko serta membakar halte transportasi umum dan mobil. Polisi menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk membubarkan para perusuh.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan sebanyak 1.800 orang telah ditahan dan lebih dari 500 personel kepolisian serta petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka.
Secara keseluruhan, sebanyak 550.000 orang mengikuti demonstrasi tersebut, termasuk 110.000 orang di Paris.
Penerjemah: Primayanti
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.