Taufan Pawe sendiri sebelumnya juga membongkar bobrok RSIA Paramount, Makassar buntut kematian cucunya usai dilahirkan. TP mengungkap sudah banyak kasus kontroversial terjadi di rumah sakit tersebut namun tak kunjung ditindaki.

Hal itu dibongkar TP saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Ombudsman RI, Rabu (26/8). TP awalnya mengungkap jika cucunya meninggal saat hendak dibawa pulang dari RS Paramount.

"Cucu saya meninggal di rumah sakit terkemuka di Sulawesi Selatan. Aneh. Kenapa saya katakan aneh? Orang tuanya, keluarga sudah angkut barang ke mobil, sudah mau pulang, sudah diizinkan oleh rumah sakit. Tapi kenyataan, sebelum meninggalkan kamar, meninggal dalam pangkuan," kata TP.

Dia pun mengaku sempat meminta penjelasan pihak manajemen RS. Pengelola rumah sakit kemudian mendatangi TP dan mengakui adanya dugaan kelalaian petugas.

"Saya hadir untuk mencoba mengklarifikasi. Jawabannya tetap bias, abu-abu. Singkat cerita lagi, pada akhirnya dua tiga hari kemudian datang menemui saya," ujar Mantan Wali Kota Parepare.

"Singkat cerita dia mengaku, kelalaian, terjadi kelalaian. Cucu saya dimandikan tanpa dipasangi popok, kedinginan dan meninggal. Ini dugaan, semuanya masih dugaan," jelasnya.

Legislator asal Sulsel kemudian menyebut RS Paramount Makassar memiliki rekam jejak buruk selama satu dekade terakhir. Terdapat beberapa korban yang diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit.

"Nah, kenapa saya angkat ini? Kalau kita lihat historis dari rumah sakit itu, terlalu banyak kejadian-kejadian-kejadian-kejadian yang membuat pasien korban," ungkapnya.

TP mengungkapkan, salah satu yang pernah menuai sorotan belum lama ini adalah kasus seorang bayi yang juga diduga menjadi korban malapraktik di RSIA Paramount. Bayi tersebut mengalami bocor pada tangannya akibat bekas infus.

"Karena historisnya rumah sakit ini luar biasa, Pak. Satu dekade sudah banyak kejadian, ada yang bocor tangannya, pasien, dan lain sebagainya," katanya.