Tekanan juga berasal dari ketidakpastian konflik Timur Tengah yang meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia, sehingga harga minyak Brent kembali di atas 100 dolar AS per barel.

Sedangkan dari domestik, tekanan nilai tukar dipengaruhi kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III dan arus keluar portofolio dari aset emerging markets.

Secara umum, menurut BI, pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan, dengan penguatan secara quarter to date (qtd) sebesar 0,46 persen. Sementara cadangan devisa meningkat menjadi 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026.