NADIKABAR.COM — Di tepi Sungai Mahakam yang mengalir tenang membawa kisah panjang peradaban, ada satu angka yang kini bersinar jauh lebih terang daripada tahun-tahun sebelumnya.
Angka itu bukan hanya deretan bilangan di atas laporan statistik, tapi merupakan cermin wajah kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur, ukuran senyum anak-anak yang bersekolah, harapan orang tua akan umur yang panjang dan sehat, serta bukti bahwa kesejahteraan perlahan namun pasti merata di tanah ini.
Pada 2026, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Timur resmi menembus angka 80,09. Capaian ini meningkat 0,70 poin atau 0,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 79,39.
Sebuah pencapaian penting yang resmi mengangkat status pembangunan manusia Kalimantan Timur dari kategori "tinggi" menjadi level yang jauh lebih prestisius: "sangat tinggi".Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur, Mas'ud Rifai, menyampaikan pencapaian ini dengan wajah bahagia. Ia menjelaskan bahwa kemajuan ini bukanlah keberuntungan sesaat, melainkan hasil dari langkah yang diambil beriringan selama bertahun-tahun.