NADIKABAR.COM β€” Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito tak setuju dengan anggota Bawaslu Totok Hariyono soal pemilu terbaik di tahun 1955. Heddy menyakini hal itu hanya mitos.

"Tadi Mas Totok menyinggung bahwa pemilu terbaik itu Pemilu '55. Saya yakin itu mitos. Mitos berdasarkan risetnya Feith. Saya sangat yakin," kata Heddy Lugito dalam sambutannya di acara talkshow spesial Hari Lahir KPU ke-73 tahun di gedung KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

Heddy menyinggung bahwa saat itu belum ada banyak pengamat dan kemungkinan laporan serta pengaduan yang belum tercatat. Dia mengatakan saat itu juga belum ada Bawaslu maupun DKPP.

"Belum ada Bawaslu, belum ada DKPP. Jadi makanya karena nggak ada yang ngamati, nggak ada yang ngawasi, dianggap terbaik," ujarnya.

Heddy mengaku menunggu tesis ketua KPU periode 2004-2007, Prof Ramlan Surbakti untuk mematahkan tesis Herbert Feith mengenai pemilu terbaik tahun 1955. Dia menyoroti apakah di tahun itu juga ada penggiringan dan pengarahan kotak suara rakyat.