"Kami memantau langsung bagaimana aparat di lapangan bekerja dengan sangat sabar, mengutamakan dialog, dan tidak terprovokasi. Di sisi lain, kami juga mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya secara tertib dan bermartabat. Sinergi yang baik antara mahasiswa dan aparat keamanan kemarin adalah wajah demokrasi Indonesia yang sejuk dan matang," tambahnya.

Habiburokhman berharap pola pengamanan yang mengedepankan komunikasi dua arah dan pendekatan humanis ini terus dipertahankan sebagai standar operasional dalam setiap pengawalan penyampaian aspirasi masyarakat ke depannya.

Seperti diketahui, massa di Jakarta membubarkan diri usai melakukan aksi peringatan Sumpah Pemuda, Rabu (28/10) malam. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berjalan damai dan tertib.