Dalam pertemuan dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait, sejumlah persoalan Natuna turut menjadi perhatian. Salah satunya adalah belum tersedianya kuota gas subsidi bagi masyarakat Natuna, meskipun daerah tersebut merupakan salah satu penghasil gas.
"Daerah penghasil gas mestinya harus mendapatkan prioritas untuk mendapatkan kuota gas subsidi. Di Natuna ini belum ada kuota gas subsidi menurut laporan dan keterangan yang disampaikan oleh Bupati kepada kami," ujarnya.
Selain gas subsidi, Muzani mencatat persoalan pelayanan kesehatan, harga pangan yang relatif lebih tinggi, serta kebutuhan peningkatan sarana transportasi dan infrastruktur bagi masyarakat, termasuk dermaga, jembatan, hingga cold storage di kawasan nelayan.
Muzani mengatakan berbagai persoalan tersebut akan menjadi bahan yang disampaikan kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait agar dapat dicarikan solusi.
"Mudah-mudahan kehadiran kami di Natuna ini bisa mendapatkan solusi dari beberapa persoalan yang diharapkan, sehingga Natuna sebagai garda terdepan dari wilayah perbatasan kita, kehadiran negara akan semakin dirasakan dan ketahanan kita akan semakin kuat di Natuna ini," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan bahwa karakter geografis Kepri sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.