"Yang kedua ada beberapa persoalan tadi disebutkan tentang pelayanan kesehatan yang masih harus ditingkatkan. Dan Wakil Menteri Kesehatan menjanjikan akan memberi perhatian yang serius di daerah ini karena sudah ada perintah dari Presiden, Presiden Prabowo agar memberi perhatian terhadap persoalan kesehatan yang lebih maksimal di daerah-daerah perbatasan," kata Muzani.
Ia menyebut harga pangan di Natuna juga relatif lebih mahal 20-30 persen dari daerah lain. MPR RI pun memberikan sejumlah solusi untuk mengatasi hal itu.
"Tentang harga pangan di sini relatif lebih mahal antara 20 sampai 30 persen bila dibandingkan dengan harga normal di tempat lain. Itu pun tadi sudah dijelaskan oleh Kementerian Perdagangan," ujar Muzani.
"Kemudian ada beberapa hal lagi misalnya perlu ada support terhadap sarana transportasi seperti dermaga, jembatan, dan cold storage di daerah-daerah nelayan, perkampungan-perkampungan nelayan. Dan sudah dijawab juga oleh Kementerian KKP," sambungnya.
Ia berharap kehadiran MPR di Natuna mampu memberi jawaban atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Muzani menekankan Natuna sebagai garda terdepan wilayah kedaulatan RI mesti menjadi atensi semua pihak.
"Mudah-mudahan kehadiran kami di Natuna ini bisa mendapatkan solusi dari beberapa persoalan yang diharapkan sehingga Natuna sebagai garda terdepan dari wilayah perbatasan kita, kehadiran negara akan semakin dirasakan dan kedaulatan kita akan semakin kuat di Natuna ini," imbuhnya.